Mobile Legends: Bang Bang adalah salah satu game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) paling populer pesonaalambogortimur.id di dunia, terutama di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Game ini pertama kali dirilis pada tahun 2016 dan berhasil mencuri perhatian gamer karena gameplay-nya yang mirip dengan game PC terkenal, League of Legends (LoL), namun diadaptasi untuk perangkat mobile.
Pembuat game ini adalah Moonton, sebuah perusahaan pengembang game asal Shanghai, Tiongkok. Moonton didirikan oleh Justin Yuan, yang juga menjabat sebagai CEO perusahaan tersebut. Sebelum menciptakan Mobile Legends, Moonton sempat mengembangkan beberapa game kecil, namun tidak ada yang sepopuler MLBB. Ide menciptakan game MOBA versi mobile muncul karena pada saat itu belum banyak game bergenre tersebut yang bisa dimainkan di smartphone secara lancar.
Perjalanan Awal Moonton dan Rilis Mobile Legends
Mobile Legends resmi dirilis secara global pada 11 Juli 2016 di platform balerejo-blitarkabdesa.id Android, disusul versi iOS beberapa bulan kemudian. Dalam waktu singkat, game ini berhasil menarik jutaan pemain berkat kontrol sederhana, durasi permainan singkat (10–15 menit), dan sistem tim 5v5 yang seru.
Moonton fokus menghadirkan pengalaman MOBA yang cepat, kompetitif, dan mudah diakses, tanpa perlu perangkat gaming mahal. Strategi ini membuat Mobile Legends cepat viral di negara berkembang seperti Indonesia, Filipina, dan Malaysia.
Dalam beberapa tahun saja, MLBB menjadi salah satu game mobile terlaris di dunia, dengan jutaan unduhan di Google Play dan App Store. Kesuksesan ini membuat Moonton dikenal sebagai pengembang game asal Asia yang mampu menembus pasar global.
Kontroversi dan Akuisisi oleh ByteDance
Namun perjalanan Moonton tidak selalu mulus. Pada tahun 2017, Riot Games, pengembang League of Legends, menuntut Moonton karena dianggap meniru beberapa elemen dari LoL. Kasus ini berakhir dengan kesepakatan hukum, dan Moonton harus membayar kompensasi kepada Riot Games.
Meski begitu, popularitas Mobile Legends tidak surut. Bahkan pada Maret 2021, perusahaan teknologi besar ByteDance (pemilik TikTok) mengakuisisi Moonton senilai sekitar 4 miliar dolar AS. Langkah ini memperkuat posisi Mobile Legends di industri game global dan membuka peluang kolaborasi lintas platform digital.
Mobile Legends di Dunia Esports
Seiring waktu, Mobile Legends berkembang menjadi salah satu cabang esports terbesar di Asia Tenggara. Turnamen seperti Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) dan M-Series World Championship berhasil menarik perhatian jutaan penonton.
Indonesia bahkan menjadi salah satu negara dengan pemain dan penonton MLBB terbanyak di dunia. Banyak pro player seperti RRQ Lemon, Oura, dan Jess No Limit yang ikut mengangkat popularitas game ini di ranah internasional.
Kesimpulan
Jadi, pembuat game Mobile Legends adalah perusahaan Moonton dari Tiongkok, yang didirikan oleh Justin Yuan. Dari awal perilisannya pada 2016 hingga kini, MLBB telah menjadi fenomena global dan ikon esports Asia. Perjalanan Moonton membuktikan bahwa inovasi dan adaptasi terhadap tren mobile gaming bisa membawa kesuksesan besar di dunia digital modern.